Secara harafiah, still image berarti gambar yang “diam” atau hanya sekedar gambar biasa yang sering kita jumpai di dunia komputer pada umumnya. Gambar itu bisa dalam wujud foto, lukisan, atau sekedar desain grafis yang disimpan ke dalam file komputer. Mengapa kita menyebutnya still image? Karena untuk membedakan dengan gambar video yang cenderung bergerak-gerak sehingga menghasilkan kesan hidup.
Kalau Anda ingin membuat Video CD berisi kumpulan foto-foto yang telah Anda jepret, Anda bisa belajar dari teknik yang diajarkan pada bab ini. Yang jelas, kita akan melibatkan file foto atau desain grafis untuk membuat kreasi video clip kita tampak lebih bagus dan luar biasa!
File gambar, begitu Anda masukkan ke dalam timeline, akan dianggap sebagai salah satu clip video. Itu artinya, resolusi gambar itu mungkin akan menurun terlebih jika Anda mengubahnya ke format Video CD yang nanti akan kita pelajari. Jadi, jangan heran apabila foto digital Anda tampak kurang jernih begitu dipindahkan.
Meletakkan File Gambar
Pertama kali, kita akan belajar untuk meletakkan file gambar ke dalam timeline terlebih dulu. Bagaimana caranya? Tidaklah begitu rumit. Anda tinggal menggunakan cara-cara yang mirip dengan yang telah kita pelajari sebelumnya.
Berikut langkah-langkahnya itu:
1. Pada bagian Library, pilihlah Image terlebih dulu dengan cara mengkliknya.

Gambar 6.1. Pilih Option Image Terlebih Dulu
2. Tekanlah tombol Load Image
terlebih dulu untuk mendaftarkan gambar ke dalam Library terlebih dulu.
3. Pilihlah salah satu file gambar dan tekanlah tombol Open.

Gambar 6.2. Memasukkan Salah Satu Foto
4. Kemudian, klik dan seret foto itu ke dalam timeline sehingga menempati posisi di salah satu kotak yang telah tersedia.
5. Lakukan langkah di atas berulang-ulang.

Gambar 6.3. Clip-Clip di dalam Timeline
Sama seperti clip-clip yang tadi telah kita pelajari, Anda bisa mengatur urut-urutan gambar-gambar di atas satu demi satu. Jadi, Anda boleh menentukan gambar mana yang akan menduduki peringkat pertama dan yang terakhir.
Pengaturan Gambar Seperti Layaknya Clip Video
Saat Anda mengklik salah satu clip gambar, maka Anda dapat mengatur bagaimana gambar itu muncul seperti layaknya Anda bekerja dengan clip video. Ada beberapa fasilitas standar yang telah disediakan oleh VideoStudio 9 yang dapat Anda pakai untuk mengatur video dan clip gambar.
Berikut cara-cara pengaturannya:
1. Klik salah satu clip gambar yang ada di dalam Timeline.
2. Kemudian, Anda akan temukan option-option di Option Panel yang telah Anda temui di bab-bab lalu. Pakailah untuk memperbaiki foto Anda jika perlu.


Gambar 6.4. Ada Beberapa Option yang telah Anda Jumpai Saat Bekerja dengan Clip Video
Resampling Option
Di dalam Option Panel yang sama, Anda akan temukan fasilitas Resampling Option yang belum pernah kita pakai sebelum ini. Fungsinya memang untuk mengatur bagaimana foto yang kita libatkan di dalam timeline akan muncul. Berikut langkah-langkah yang diperlukan untuk menggunakan fasilitas yang ada di bagian Resampling Option itu:
1. Kliklah salah satu clip foto terlebih dulu.
2. Pada option pertama, Anda akan melihat option Keep Aspect Ratio. Jika Anda klik, maka sebenarnya ada 2 pilihan di situ selain Keep Aspect Ratio, yaitu Fit to Project Size. Lihat perbedaan pada gambar di dalam video berikut ini:


Gambar 6.5. Wujud Keep Aspect Ratio (Kiri) dan Fit to Project Size (Kanan)
Meskipun tampak memenuhi seluruh layar, pilihan Fit to Project Size menjadi pilihan yang kurang tepat jika foto Anda tidak berada dalam komposisi yang tepat. Yang terjadi adalah, VideoStudio 9 akan memelarkan foto itu secara horizontal tanpa memperhatikan sisi vertikalnya sehingga agak timpang.
3. Fasilitas kedua yang akan Anda temukan adalah Pan & Zoom. Fungsinya lebih kurang untuk menciptakan kesan bergerak pada sebuah foto yang “dari sananya” diam.
4. Sebelum Anda memilih option-option yang ada di dalam Pan & Zoom itu, mainkanlah clip gambar itu terlebih dulu untuk melihat perbedaannya.

Gambar 6.6. Dengan Menggunakan Pan & Zoom, Foto Ini Bisa Tampak Bergerak
5. Ada banyak sekali model gerakan. Klik segitiga kecil yang ada di bagian itu dan pilihlah salah satu model Pan & Zoom yang Anda miliki.

Gambar 6.7. Bermacam-Macam Tampilan Pan & Zoom
6. Pilihlah salah satu dengan mengklik 2x pada salah satu option yang ada di situ.

Gambar 6.8. Salah Satu Model Pan & Zoom
7. Kalau Anda kurang puas dengan tampilan Pan & Zoom yang ada di sana, klik tombol Customize.
8. Selanjutnya, Anda bisa mengatur bagaimana foto itu akan bergerak. Di situ, Anda dapat mengatur arah serta posisi gerakan.

Gambar 6.9. Pengaturan Pan & Zoom
9. Tekanlah tombol OK.
Mainkan sekali lagi clip gambar itu. Setelah mengerti teknik di atas, Anda dapat menganimasikan gambar diam (still image) sekalipun.
Efek Transisi dan Audio
Sama seperti clip-clip video, kita dapat meletakkan beragam efek transisi ke dalam timeline sehingga ketika satu foto berganti dengan foto-foto yang lain, kita akan melihat efek transisi yang sama seperti saat kita bekerja dengan clip video. Cara meletakkannya pun sama saja, tinggal seret salah satu efek ke dalam kotak-kotak yang telah disediakan.

Gambar 6.10. Peletakan Efek-Efek Transisi di Antara Clip-Clip Video
Pada tampilan di atas, kita menggunakan mode Timeline yang ditampilkan secara utuh. Langkah-langkah seperti ini sangat lazim kita lakukan apabila ada banyak sekali clip di dalam timeline, entah clip video ataupun gambar. Dengan cara seperti di atas, Anda bisa langsung menyeret efek-efek transisi ke tempatnya dengan cepat.
Mengubah Clip Gambar Menjadi Video CD
Anda telah belajar bagaimana caranya memasukkan gambar-gambar ke dalam timeline sehingga menjadi clip yang utuh. Sekarang, kita akan berpikir sedikit lebih kreatif. Kita akan mengubah clip-clip itu menjadi sebuah Video CD yang menarik dan dapat ditonton oleh banyak orang menggunakan televisi.
Berikut langkah-langkah lengkapnya:
1. Terlebih dulu, pastikan bahwa proyek pembuatan clip gambar ini sudah selesai.
2. Tekan icon Share
.
3. Ubah menjadi format Video CD dengan terlebih dulu mengklik option Create Video File.
4. Pilih option PAL MPEG 1.

Gambar 6.11. Pilihlah PAL MPEG 1
5. Masukkan nama file-nya dan tekanlah tombol Save.

Gambar 6.12. Proses Pengubahan Menjadi Video CD sedang Berlangsung
Memasukkan Gambar ke dalam Clip-Clip Video
Selain dapat berdiri sendiri sebagai clip-clip gambar, kita juga dapat menyisipkan gambar-gambar itu di antara clip-clip video yang lain sehingga kita dapat melihat video dan gambar secara berselang-seling. Lantas, apa untungnya, atau minimal, mengapa kita harus melakukannya? Mungkin, Anda ingin membuat kreasi-kreasi seperti ini:
· Anda ingin membuat judul di awal video clip yang berbentuk gambar (bedakan dengan judul yang berbentuk teks yang akan kita pelajari nanti).
· Anda ingin membuat kesan-kesan menarik yang menggantikan peran efek transisi.
Cara untuk memasukkan clip gambar ke dalam timeline di antara clip-clip video sangatlah sederhana. Cukup daftarkan gambar itu ke dalam Library dan seretlah ia masuk ke dalam Timeline.

Gambar 6.13. Still Image Bisa Dipakai untuk Membuat Judul