Mar 27 2008

Seleksi dengan Ulead PhotoImpact 10

Published by Jubilee at 6:35 pm under Grafis, E-Book & Video Tutorial, Tip dan Trik

Software image editing manapun, termasuk PhotoImpact 10 ini, dilengkapi dengan fasilitas seleksi. Memang, fasilitas seleksi tidak bisa dipakai sendirian. Ia harus digabungkan dengan fungsi atau perintah lain dalam PhotoImpact 10 agar kita mendapatkan kreasi karya yang lebih bagus atau sesuai keinginan.

Di dalam bab ini, kita akan memfokuskan diri pada tool seleksi yang ada di PhotoImpact 10. Ada banyak tool dan menu yang berhubungan dengan seleksi ini sehingga pembahasan kita pada bab ini tidaklah terbatas pada pengenalan saja, tapi sudah masuk ke tema tentang bagaimana menggunakan tool-tool seleksi secara maksimal.

 

Dasar-Dasar Menyeleksi Objek

Pada tahap pertama ini, kita akan belajar dasar-dasar menyeleksi objek menggunakan tool seleksi. Coba ikuti panduan langkah-langkah yang tersaji di bawah ini:

1. Bukalah file foto1 yang ada di folder \Bab2\ pada CD.

clip_image002

Gambar 3.1. Membuka File Foto1

2. Tekan tombol Open. Berikut tampilan foto itu di atas kanvas.

clip_image004

Gambar 3.2. Tampilan File Foto1

3. Sekarang, pilihlah Standard Selection Tool yang ada di toolbox.

clip_image006

Gambar 3.3. Ambil Option Standard Selection Tool

4. Klik di salah satu sudut seperti diperlihatkan pada gambar berikut dan tahan tombol kiri mouse Anda.

5. Seret ke arah titik 2 dan lepaskan tombol kiri mouse Anda.

clip_image008

Gambar 3.4. Proses Membuat Bidang Seleksi

Setelah Anda melepaskan tombol kiri mouse, bidang seleksi akan mengelilingi objek yang telah Anda tentukan. Berbeda dengan bidang seleksi di Photoshop CS, bidang seleksi PhotoImpact 10 dibentuk dari garis putus-putus yang diam tak bergerak.

clip_image010

Gambar 3.5. Bidang Seleksi di Atas Kanvas

 

Apa yang Bisa Kita Lakukan Kemudian?

Bagian pada foto atau objek yang telah kita seleksi itu memiliki keistimewaan tersendiri dibanding bagian yang tak ikut terseleksi (berada di luar kotak bidang seleksi). Namanya juga menyeleksi, yang berarti kita memilih objek tersebut karena memiliki keistimewaan tersendiri.

Apa yang bisa kita lakukan terhadap objek yang sudah diistimewakan lewat seleksi itu? Setelah Anda menyeleksinya, Anda bisa melakukan hal-hal berikut:

· Meng-Cropping foto dengan cara memotong area pada foto yang berada di luar kotak seleksi.

· Meng-Copy atau meng-Cut gambar itu untuk di-Paste ditempat lain.

· Menghapus bidang yang terseleksi.

· Memberi efek spesial khusus pada bidang yang terseleksi, dan lain sebagainya.

clip_image012

Gambar 3.6. Bidang yang Terseleksi Bisa Kita Beri Efek Spesial Tanpa Mengganggu Bagian Lain yang tak Terseleksi

 

Memilih Bentuk Bidang Seleksi

Pada contoh di atas, bidang seleksi yang kita buat berbentuk persegi empat dengan ukuran bebas. Sebenarnya, ada bentuk lain yang bisa Anda pilih, antara lain Square, Ellipse, dan Circle, di samping Rectangle itu sendiri yang kita pilih sejak awal.

Berikut cara untuk memilih bentuk-bentuk bidang seleksi dan efeknya pada foto:

1. Pastikan Anda masih memilih Standard Selection Tool clip_image014.

2. Pada Attribute Toolbar, tepatnya di bagian Shape, pilihlah salah satu bentuk yang tersaji di sana. Ada Rectangle, Square, Ellipse, dan Circle.

clip_image016

Gambar 3.7. Memilih Bentuk Bidang Seleksi

3. Lihatlah tampilan masing-masing bidang seleksi di bawah ini (bidang seleksi berbentuk Rectangle tidak lagi dimunculkan).

clip_image018

clip_image020

clip_image022

Gambar 3.8. Bentuk Masing-Masing Bidang Seleksi

 

Catatan

Beda antara Rectangle-Square dan Ellipse-Circle terletak pada fleksibilitas saat membuat ukuran bidang seleksi dimana Square dan Circle jauh lebih terbatas.

 

Menggunakan Soft Edge

Soft Edge berfungsi untuk menghaluskan bidang seleksi sehingga objek pada foto tampak lebih soft di atas kanvas. Untuk menggambarkan kemampuan Soft Edge itu, lakukan panduan langkah-langkah di bawah ini:

1. Buka file foto2 yang ada di dalam CD (masih berada di folder \Bab2\).

clip_image026

Gambar 3.9. Tampilan File Foto2

2. Pilih Standard Selection Tool clip_image014[1] yang ada di toolbox.

3. Sekarang, pilih bentuk bidang seleksi Ellipse.

4. Buat bidang seleksi seperti tampilan berikut ini:

5. Pada Attribute Toolbar, masukkan angka 15 pada kotak Soft Edge seperti ilustrasi berikut:

clip_image028

Gambar 3.10. Masukkan Angka 15 di Bagian Soft Edge

6. Buatlah bidang seleksi berbentuk lingkaran pada foto.

clip_image030

Gambar 3.11. Membuat Bidang Seleksi Berbentuk Lingkaran

7. Tekan tombol Ctrl+C untuk mengkopi bagian yang terseleksi itu.

8. Pilih menu File > New > New Image.

9. Setelah berada di panel New Image, pilih option Same as image in clipboard.

clip_image032

Gambar 3.12. Memilih Option Same as Image in Clipboard

10. Tekan tombol OK dan Anda pun punya kanvas baru.

11. Tekan tombol Ctrl+V untuk mem-paste objek yang tadi telah kita kopi.

12. Hilangkan bidang seleksi dengan menekan tombol Enter.

clip_image034

Gambar 3.13. Sisi Foto Menjadi Tampak Lebih Halus

 

Lasso Tool

Berbeda dengan Standard Selection Tool, Lasso Tool terbukti lebih fleksibel namun butuh ketelatenan tersendiri untuk memakainya.

Kalau kita menggunakan Standard Selection Tool, bentuk bidang seleksi cukup terbatas, yaitu sebatas hanya lingkaran dan persegi empat saja. Sekarang, bagaimana caranya menyeleksi objek dengan bentuk sama persis dengan objek itu sendiri?

Untuk keperluan ini, kita butuh Lasso Tool. Lakukan panduan langkah-langkah di bawah ini:

1. Buka file foto3 yang telah tersedia. Berikut tampilan foto tersebut:

clip_image036

Tampilan 3.14. File Foto3 di dalam CD

2. Klik Standard Selection Tool dan tahan tombol mouse Anda beberapa detik sampai muncul pilihan-pilihan baru.

3. Pilih Lasso Tool.

clip_image038

Gambar 3.15. Memilih Lasso Tool

4. Sebelum memulai, matikan dulu kotak cek Smart Lasso (jika aktif) agar kita bisa menggunakan tool ini secara manual terlebih dulu.

5. Arahkan kursor Anda di salah satu titik terpinggir pada objek yang akan diseleksi.

clip_image040

Gambar 3.16. Klik di Salah Satu Titik Terpinggir pada Objek

6. Klik tombol kiri mouse-tahan-dan gerakkan kursor mouse sampai garis bidang seleksi menelusuri pinggiran objek itu.

clip_image042

Gambar 3.17. Telusuri Pinggiran Objek Menggunakan Lasso Tool

7. Kalau sudah, pertemukan titik awal dan titik akhir garis seleksi itu hingga seluruh objek tertutup atau dikelilingi garis seleksi tersebut.

clip_image044

Gambar 3.18. Titik Awal dan Titik Akhir Bertemu Hingga Menutup Objek

8. Pilihlah Pick Tool dan secara otomatis, garis yang kita buat tadi akan berubah menjadi garis-garis seleksi.

clip_image046

Gambar 3.19. Bidang Seleksi Baru akan Benar-Benar Muncul Setelah Kita Mengklik Pick Tool

 

Magic Wand Tool

Dalam beberapa kasus, tool seleksi yang satu ini sangat menolong dan mudah untuk digunakan. Magic Wand Tool akan menyeleksi area berdasarkan kesamaan warna tertentu.

Magic Wand Tool sangat ideal digunakan untuk menyeleksi objek yang disekelilingnya dikitari oleh warna-warna solid atau sejenis, misalnya rumah yang latar belakangnya tampak langit berwarna biru, manusia yang disekelilingnya hanya terhampar oleh warna putih, dan lain sebagainya. Kita tinggal menyeleksi objek yang warnanya dominan itu dan membalik bidang seleksi sehingga menjadi objek utamalah yang akan terseleksi.

Berikut langkah-langkahnya:

1. Buka file foto4. Anda akan melihat foto serangga seperti ini:

clip_image048

Gambar 3.20. Foto Serangga pada File Foto4

2. Pilih Magic Wand Tool dengan cara mengklik Standard Selection Tool beberapa saat.

clip_image050

Gambar 3.21. Pilih Magic Wand Tool

3. Sekarang, arahkan kursor mouse di atas bidang putih yang mengelilingi objek serangga.

clip_image052

Gambar 3.22. Klik di Area Putih di Sekeliling Serangga

4. Klik tombol kiri mouse sehingga bidang seleksi mengelilingi warna putih tersebut.

clip_image054

Gambar 3.23. Bidang Seleksi Mengelilingi Warna Putih di Sekitar Serangga

5. Pilih menu Selection > Invert untuk membalik seleksi. Kini, objek seranggalah yang terseleksi.

clip_image056Gambar 3.24. Kini, Justru Objek Serangga yang Terseleksi

6. Tekan tombol Ctrl+C.

7. Buka file foto5 untuk memunculkan tampilan foto seperti ini:

clip_image058

Gambar 3.25. Tampilan File Foto5

8. Tekan tombol Ctrl+V untuk mem-paste foto tersebut ke atas kanvas.

9. Tekan Enter untuk menghilangkan seleksi.

clip_image060

Gambar 3.26. Hasil Penggabungan Objek Serangga dan Bunga

 

Menghilangkan Garis Seleksi

Bagi pengguna Photoshop yang sudah lama bekerja dengan software tersebut, mungkin akan mengalami kebingungan ketika harus bekerja dengan PhotoImpact 10 ini, terutama pada saat membuat bidang seleksi. Itu terjadi karena ada perbedaan cara pemakaian tool seleksi ini termasuk bagaimana menghapus garis-garis seleksi dari atas kanvas.

PhotoImpact 10 menyediakan 2 alternatif cara untuk menghapus bidang seleksi. Pertama adalah dengan menggunakan Shift+G dan kedua adalah dengan menekan tombol Enter.

 

Latihan: Membuat Efek Lubang Kunci

Dengan menggunakan trik yang pernah kita pelajari di atas, kita akan membuat sebuah efek lubang kunci pada foto. Untuk mewujudkannya, kita hanya membutuhkan pertolongan dari tool seleksi saja.

Ikuti langkah-langkah di bawah ini:

1. Buka file foto6 dari dalam CD. Anda akan melihat foto ini:

clip_image062

Gambar 3.27. Tampilan File Foto6

2. Pilih Standard Selection Tool clip_image013.

3. Pertama-tama, pilihlah Ellipse pada bagian Shape.

clip_image064

Gambar 3.28. Pilih Ellipse Terlebih Dulu

4. Agar lebih eksotik, masukkan angka 15 ke kotak Soft Edge.

clip_image028[1]

Gambar 3.29. Mengatur Soft Edge

5. Buatlah seleksi berbentuk lingkaran mengelilingi wajah di dalam foto.

clip_image066

Gambar 3.30. Seleksi Bagian Wajah dalam Foto

6. Sekarang, klik tombol + yang ada di bagian Mode.

7. Setelah itu, pada bagian Shape, pilih Rectangle.

clip_image068

Gambar 3.31. Pilih Tanda Plus dan Rectangle

8. Sekarang, buatlah bidang seleksi berbentuk persegi panjang vertikal dimana salah satu bagiannya menyentuh bidang seleksi lingkaran yang sudah ada sebelumnya.

clip_image070

Gambar 3.32. Membuat Seleksi Persegi Empat yang Bersinggungan dengan Seleksi Lingkaran

9. Saat Anda melepas tombol kiri mouse, keduanya lantas menyatu seperti ini:

clip_image072

Gambar 3.33. Kedua Bidang Seleksi Menyatu Secara Otomatis

10. Terakhir, tekan menu Edit > Crop dan hasilnya menjadi seperti ini:

clip_image074

Gambar 3.34. Hasil Akhir yang Anda Dapat

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

Close
E-mail It