Mar 16 2007
Cepat dan Jangan Ketinggalan!
Konon, menurut banyak peramal, tahun 2007 masih berstatus "awas" terhadap segala kemungkinan bencana. Kita pun acapkali yakin bahwa sepanjang tahun ini, bencana akan semakin sering menyapa kita. Buktinya, tahun 2007 ini sudah dibuka dengan jatuhnya pesawat Adam Air di sekitar perairan Sulawesi.
Tapi tahukah Anda, bagi penulis buku komputer seperti saya, tahun 2007 merupakan the exciting year. Mengapa? Pertama, karena bulan Februari 2007, Microsoft merelease dua produk andalannya, yaitu Windows Vista dan MS Office 2007. Kemudian, kira-kira pada musim panas di AS, Adobe akan merelease Photoshop CS3. Yang lebih menarik, baik Vista, Office 2007, maupun Photoshop CS3 hadir dalam banyak varian. Misalnya saja, Adobe menciptakan subversi CS3 dan CS3 Extended. Untuk Office 2007, Microsoft tampak lebih realistis menjaring pasar kantoran alih-alih developer dengan meluncurkan Microsoft Accounting yang sepertinya untuk "menutup" terkuburnya Microsoft Frontpage yang dalam industri buku, penjualannya lebih banyak buku-buku yang mengulas Dreamweaver produksi Macromedia.
Ini belum apa-apa. Setelah munculnya Vista, vendor software raksasa seperti Adobe, Corel, atau lainnya pasti akan merelease versi baru untuk mengimbangi kecantikan Vista. Jadi, siklus 5 tahunan di industri software komputer pasti akan terulang kembali.
Apa artinya semua itu? Artinya, penulis buku komputer akan panen ide naskah. Kalau kita tertarik dengan Vista, kita bisa mengupas produk tersebut dari banyak sisi. Kalau hobi tentang desain grafis dan fotografi, kita bisa mengulas Photoshop CS3 yang kini versi betanya sudah banyak beredar.
Kalau sudah begini, aturan "siapa cepat, dia dapat" akan tetap meraja. Artinya, kalau kita sudah terlebih dulu menulis buku tentang software terbaru, katakanlah Windows Vista, maka peluang mencuri pasar lebih dulu akan terbuka lebar. Tapi kelemahannya, buku komputer life cycle-nya sangat pendek sehingga ketika muncul buku yang mirip, persaingan pun menjadi semakin kejam. Oleh karena itu, salah satu syaratnya adalah "kecepatan". Semakin cepat muncul bukunya, maka semakin baik.Tapi ingat, jika tanpa diferensiasi, buku komputer hanya akan bertahan 1-2 bulan apabila muncul buku pesaing yang ditulis oleh penulis buku komputer yang jauh lebih ngetop atau naskahnya lebih bagus.
Salah satu caranya adalah, buat buku sebelum versi resminya keluar. Hal ini sudah ditempuh oleh penulis-penulis Windows Vista. Sebelum software resminya keluar, buku-buku Windows Vista (terutama terbitan PT Elex Media) sudah lebih dulu keluar. Hal ini bisa terjadi berkat kemurah-hatian Microsoft Indonesia yang rela menyebar versi beta dari Windows Vista. Jadi, penulis-penulis bisa membuat buku tentang sistem operasi ini sebelum versi resminya keluar. Sayangnya, tidak semua penulis bisa seperti ini. Microsoft hanya memberi kesempatan bagi penulis-penulis komputer senior (baca: produktif, berpengaruh, dan terspesialisasi).
Inilah enaknya kalau nama kita sudah dikenal oleh vendor software besar seperti Microsoft. Sebelum Vista keluar, hanya kira-kira 6 penulis buku komputer saja yang mendapat hak mendapat Windows Vista Beta jauh sebelum majalah CHIP menyebarluaskan software ini. Plus bonus buku panduan resmi Vista yang dikirim langsung dari Singapura.
Tapi bukan berarti menulis software versi beta tidak ada resikonya. Bagi penulis dan penerbit, resiko terbesar adalah jika versi beta dan resminya ada perubahan yang signifikan. Misalnya saja, MS Office 2007 beta 1 belum dilengkapi dengan Office Button sedangkan beta 2 dan resminya punya tombol itu. Apa jadinya kalau kita tidak mengupas Office Button dalam buku padahal di versi aslinya ternyata sudah ada.
Selain itu, tidak semua vendor mau berbaik hati. Di sini, Adobe cenderung lebih pelit dibanding Microsoft karena Adobe hanya menentukan grace-period selama 2 hari saja untuk menggunakan Photoshop CS3. Itu artinya, setelah dipakai 2 hari, Photoshop CS3 beta akan expired dan tak bisa dipakai lagi. Bayangkanlah, bisakah kita menulis buku dalam waktu 2 hari? (kalau Anda tanya ke saya, jawaban saya adalah: bisa!) Bandingkan dengan Microsoft Windows Vista Beta yang "tahan" hingga beberapa bulan.
Jadi, selain cepat, kita juga harus tahu resikonya. Jangan sampai ditertawakan calon pembeli buku kita hanya gara-gara yang kita tulis berbeda dengan produk aslinya. Boleh cepat, asalkan tetap waspada.Kalau tidak cepat, kita akan selalu terlambat. Jadi kalau Anda ingin menulis buku tentang Vista dan Office 2007, lebih baik harus bekerja ekstra keras untuk cepat-cepat menyelesaikan buku Anda itu. Mengapa? Karena isu yang beredar, Microsoft saat ini sudah mengembangkan Office 2010--dan saya sedang berburu informasi tentang Office yang menurut isunya diluncurkan 3 tahun lagi ini. Jadi bagi saya, Office 2007 sudah lewat!

